JAKARTA - Pada pekan ini, periode dua puluh sampai dua puluh lima Januari dua ribu dua puluh enam, pelanggan listrik prabayar PLN perlu mengetahui harga token terbaru.
Informasi ini penting untuk memastikan aliran listrik di rumah tetap lancar dan penggunaan energi lebih efisien. Berbeda dengan pulsa telepon seluler, token listrik tidak dihitung langsung dari nominal rupiah, melainkan diubah menjadi satuan energi listrik yang disebut kilowatt hour atau kWh.
Banyak pelanggan bertanya berapa jumlah kWh yang diperoleh dari pembelian token. Nominal token yang sama belum tentu menghasilkan jumlah kWh yang sama bagi semua pelanggan. Hal ini disebabkan beberapa faktor yang memengaruhi perhitungan energi listrik.
Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah KWh Token Listrik
Jumlah kWh yang diterima setiap pembelian token dipengaruhi oleh tiga hal utama. Pertama, nominal harga token yang dibeli. Kedua, tarif dasar listrik sesuai daya yang terpasang pada pelanggan. Ketiga, pajak penerangan jalan atau PPJ, yang berbeda di setiap daerah biasanya berada antara tiga hingga sepuluh persen.
Seperti dijelaskan oleh Tri Winarno, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, perbedaan ini wajar karena setiap pelanggan memiliki daya listrik dan tarif yang berbeda sesuai lokasi masing-masing.
Dengan memahami ketiga faktor tersebut, pelanggan dapat memperkirakan jumlah kWh yang diperoleh dari pembelian token dan menyesuaikan nominal token agar cukup untuk kebutuhan rumah tangga.
Harga Token Listrik 20-25 Januari 2026
Untuk periode dua puluh hingga dua puluh lima Januari dua ribu dua puluh enam, harga token listrik prabayar masih mengikuti tarif listrik Triwulan pertama dua ribu dua puluh enam. Pemerintah memastikan tidak ada perubahan tarif bagi pelanggan nonsubsidi.
Pemerintah memang mengevaluasi tarif listrik setiap tiga bulan sekali, mempertimbangkan beberapa indikator ekonomi makro seperti nilai tukar rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price atau ICP, dan harga batubara acuan. Namun untuk triwulan pertama dua ribu dua puluh enam, tarif listrik tetap stabil.
Tri Winarno menegaskan bahwa keputusan ini dibuat untuk menjaga daya beli masyarakat sehingga tarif listrik tidak mengalami perubahan.
Tarif Dasar Listrik Per Golongan
Berdasarkan laman resmi PLN, berikut adalah tarif dasar listrik per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi prabayar:
Untuk daya sembilan ratus VA tarifnya seribu tiga ratus lima puluh dua rupiah per kWh.
Untuk daya seribu tiga ratus VA tarifnya seribu empat ratus empat puluh empat rupiah tujuh puluh sen per kWh.
Untuk daya dua ribu dua ratus VA tarifnya seribu empat ratus empat puluh empat rupiah tujuh puluh sen per kWh.
Untuk daya tiga ribu lima ratus hingga lima ribu lima ratus VA tarifnya seribu enam ratus sembilan puluh sembilan rupiah lima puluh tiga sen per kWh.
Untuk daya enam ribu enam ratus VA ke atas tarifnya seribu enam ratus sembilan puluh sembilan rupiah lima puluh tiga sen per kWh.
Dengan mengetahui tarif dasar listrik, pelanggan dapat memperkirakan jumlah kWh dari token yang dibeli.
Cara Menghitung KWh Token Listrik
Jumlah kWh dari pembelian token dapat dihitung dengan cara mengurangi harga token dengan pajak penerangan jalan, kemudian dibagi dengan tarif dasar listrik sesuai golongan. Dengan cara ini, pelanggan dapat mengetahui perkiraan kWh yang akan diterima.
Contoh Perhitungan Token Lima Puluh Ribu Rupiah
Sebagai contoh, seorang pelanggan dengan daya seribu tiga ratus VA di Jakarta membeli token lima puluh ribu rupiah, dengan PPJ tiga persen.
Harga token lima puluh ribu rupiah
Pajak penerangan jalan tiga persen sama dengan seribu lima ratus rupiah
Tarif dasar listrik seribu empat ratus empat puluh empat rupiah tujuh puluh sen per kWh
Jumlah kWh yang diperoleh dari pembelian token lima puluh ribu rupiah adalah sekitar tiga puluh tiga koma lima tujuh kWh.
Perlu diingat bahwa jumlah kWh ini bisa berbeda untuk pelanggan lain, tergantung pada daya listrik yang digunakan, tarif per kWh, dan besaran PPJ di masing-masing daerah.
Simulasi Token Lainnya
Pelanggan dapat menyesuaikan nominal token untuk memperkirakan jumlah kWh yang diterima. Misalnya:
Token dua puluh ribu rupiah dengan PPJ tiga persen dan tarif seribu empat ratus empat puluh empat rupiah tujuh puluh sen per kWh menghasilkan sekitar tiga belas koma lima kWh.
Token lima puluh ribu rupiah menghasilkan sekitar tiga puluh tiga koma lima tujuh kWh.
Token seratus ribu rupiah menghasilkan sekitar enam puluh tujuh koma empat kWh.
Dengan simulasi ini, pelanggan dapat menentukan jumlah token yang sesuai kebutuhan energi listrik di rumah.
Pentingnya Memahami Tarif dan Perhitungan KWh
Memahami tarif dasar listrik dan pajak penerangan jalan sangat penting bagi pelanggan. Dengan informasi ini, pelanggan dapat menentukan jumlah token yang sesuai, mengelola anggaran bulanan, dan menghindari listrik padam di tengah penggunaan.
Dengan perhitungan yang tepat, pembelian token dapat lebih efisien dan penggunaan listrik rumah tangga lebih terkendali.
Harga token listrik periode dua puluh hingga dua puluh lima Januari dua ribu dua puluh enam tetap stabil bagi pelanggan nonsubsidi.
Dengan memahami tarif dasar listrik, pajak penerangan jalan, dan cara menghitung kWh, pelanggan dapat memperkirakan jumlah energi yang diperoleh dari pembelian token dan mengatur penggunaan listrik di rumah dengan lebih efisien.
Pelanggan disarankan selalu memeriksa tarif dan PPJ di daerah masing-masing agar perhitungan lebih akurat. Dengan demikian, aliran listrik tetap lancar dan pengeluaran bulanan lebih terkontrol.