Pemerintah Lampung Dukung Pupuk Organik Cair untuk Kesuburan Lahan Pertanian

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:16:50 WIB
Pemerintah Lampung Dukung Pupuk Organik Cair untuk Kesuburan Lahan Pertanian

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Lampung sedang menggalakkan penggunaan pupuk organik cair (POC) sebagai solusi untuk menjaga kesuburan tanah dan menurunkan biaya produksi pertanian. 

Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian, khususnya dalam meningkatkan produktivitas tanah dan stabilitas produksi pangan di daerah.

Pupuk Organik Cair sebagai Kunci Kesuburan Tanah

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyatakan bahwa penggunaan pupuk organik cair menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian. 

Pupuk organik cair, menurutnya, bukan hanya membantu memperbaiki kualitas tanah tetapi juga mempercepat proses pemupukan yang lebih efisien dibandingkan dengan pupuk kimia.

"Tanah yang sehat akan menghasilkan panen yang stabil dan menurunkan beban petani. Ini adalah investasi jangka panjang," ujar Jihan dalam salah satu kesempatan.

Menurutnya, kesuburan tanah yang terus terjaga sangat penting dalam memastikan bahwa pertanian di Lampung tetap produktif dalam jangka panjang. 

POC, yang dikenal memiliki kandungan unsur hara yang ramah lingkungan, menjadi solusi yang dapat menjaga keseimbangan tanah dan mendukung keberlanjutan pertanian.

Alternatif Pupuk Kimia yang Menyebabkan Penurunan Kualitas Tanah

Jihan juga menekankan pentingnya beralih dari penggunaan pupuk kimia yang berpotensi menurunkan kualitas tanah jika digunakan secara berlebihan. 

Pupuk kimia dapat memberikan hasil yang cepat, namun dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada struktur tanah, bahkan mengurangi kesuburan tanah.

Menggunakan POC sebagai alternatif memungkinkan petani mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Pupuk organik cair diketahui memiliki banyak manfaat, antara lain memperbaiki tekstur tanah, meningkatkan kadar air tanah, dan memperkaya mikroorganisme tanah yang mendukung pertumbuhan tanaman. 

POC juga lebih ramah lingkungan karena tidak menambah polusi atau merusak keseimbangan alam sekitar.

Pentingnya Memperhatikan Kondisi Tanah dalam Pertanian Berkelanjutan

Jihan lebih lanjut menjelaskan bahwa kondisi tanah menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Tanah yang sehat dan terjaga kualitasnya akan menghasilkan tanaman yang sehat dan dapat meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan. 

Selain itu, dengan penggunaan pupuk organik cair, petani diharapkan dapat mengurangi biaya produksi, karena POC memiliki kandungan unsur hara yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman dengan biaya yang lebih efisien.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap langkah ini dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, yang sering kali menambah biaya yang harus dikeluarkan oleh petani. 

Pupuk organik cair, dengan proses aplikasi yang lebih efisien, dapat menjadi solusi untuk meringankan beban petani tanpa mengorbankan kualitas hasil pertanian.

Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional dan Pengaruh POC

Lampung saat ini tercatat sebagai salah satu lumbung pangan nasional, terutama dalam produksi padi. Provinsi ini bahkan berada di peringkat keenam nasional dalam hal produksi padi. 

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, produksi padi pada tahun 2025 mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada tahun 2024, produksi padi di Lampung tercatat sekitar 2,79 juta ton, dan pada 2025 naik menjadi 3,2 juta ton atau meningkat sekitar 408 ribu ton. Peningkatan ini menunjukkan bahwa sektor pertanian di Lampung, terutama tanaman padi, mengalami kemajuan yang pesat. 

Peningkatan hasil padi ini juga didorong oleh upaya peningkatan kualitas tanah melalui penggunaan pupuk yang tepat, salah satunya adalah pupuk organik cair.

Target Produksi Padi 2026 yang Lebih Tinggi

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan bahwa pada tahun 2026, produksi padi di provinsi ini bisa mencapai 3,3 juta ton. Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Lampung terus memperkuat sinergi antara program pemerintah pusat dan daerah. 

Peningkatan penggunaan pupuk organik cair diharapkan dapat berkontribusi dalam pencapaian target tersebut, dengan memastikan tanah tetap subur dan mendukung hasil pertanian yang optimal.

Langkah Pemprov Lampung ini juga menjadi bagian dari upaya diversifikasi produk pertanian dan keberlanjutan sektor pertanian dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. 

Peningkatan hasil pertanian yang stabil dan berkelanjutan sangat penting, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Harapan untuk Petani Lampung dengan Penggunaan Pupuk Organik Cair

Bagi petani di Lampung, penggunaan pupuk organik cair ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar untuk berbagai tantangan yang mereka hadapi, mulai dari tingginya biaya produksi hingga kerusakan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. 

Dengan adanya pupuk organik cair, petani dapat memperoleh pupuk yang lebih ramah lingkungan, lebih terjangkau, dan lebih efektif untuk menjaga kualitas tanah.

Namun, selain dari aspek penggunaan pupuk, penting bagi petani untuk terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan. 

Ini meliputi pengelolaan irigasi, rotasi tanaman, dan teknik-teknik pertanian ramah lingkungan lainnya yang dapat mendukung keberlanjutan pertanian dalam jangka panjang.

Mendukung Peningkatan Produksi Padi untuk Ketahanan Pangan

Kebijakan dan program yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung ini, baik dalam hal penggunaan pupuk organik cair maupun upaya penguatan produksi padi, sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan juga ketahanan pangan nasional. 

Lampung yang merupakan salah satu lumbung pangan utama di Indonesia, memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan terus menjaga kesuburan tanah melalui penggunaan pupuk yang bijak dan berkelanjutan, diharapkan Lampung dapat menjadi contoh bagi provinsi lainnya dalam mengelola sektor pertanian yang ramah lingkungan dan produktif.

Terkini